mkZJqonMHfYrftCNlChfpdUUagRifQpN3Ne89pn4
Kruztor
Blog Pribadi Yang Membahas Seputar Pengetahuan Umum

Komponen Penyusunan Perencanaan Usaha

Ide adalah gagasan dan peluang adalah kesempatan, perencanaan usaha yang matang dengan kreatifitas dan inovasi yang tinggi.
Komponen Penyusunan Perencanaan Usaha
Perencanaan Usaha

Perencanaan Usaha dapat diawali dengan melakukan riset pasar dan analisis SWOT untuk menemukan ide dan peluang dengan cara kreatif dan inovatif. Ide adalah gagasan dan peluang adalah kesempatan, perencanaan usaha yang matang dengan kreatifitas dan inovasi yang tinggi dapat mengembangkan usaha. Sehingga ide dan peluang adalah gagasan atau pemikiran yang baru dalam menciptakan suatu produk yang berpotensi memiliki peluang yang besar dan didukung oleh administrasi serta pemasaran yang baik.

Perencanaan adalah kegiatan yang dilakukan untuk mengembangkan usaha baik secara individu maupun kelompok. Dengan cara memodifikasi bahan makanan menjadi produk yang berkualitas tinggi yang memanfaatkan bahan tradisional. Dengan kata lain bahwa dalam perencanaan setiap orang diharuskan untuk bisa berfikir terlebih dahulu mengenai apa yang akan dilakukan, bagaimana melakukannya, dan siapa yang melakukannya serta yang bertanggungjawab atas semua kegiatan yang dilakukannya tersebut.Dengan melakukan pemikiran tersebut diharapkan bahwa tujuan yang sudah ditetapkan bisa dicapai dengan lebih efektif dan efisien.

Tentunya semua organisasi mempunyai tujuan hanya saja tujuan setiap organisasi berbeda-beda dan tentunya perencanaan yang dilakukan berbeda-beda pula. Namun pada umumnya tujuan perencanaan dalam suatu organisasi adalah untuk:

  1. Menentukan suatu standar tertentu yang harus dipakai dalam melaksanakan semua pekerjaan sehingga akan memudahkan dalam pengawasan.
  2. Menghindari atau meminimalkan terjadinya tumpang tindih dan juga pemborosan dalam melaksanakan berbagai pekerjaan.
  3. Memberikan suatu arahan kepada para administrator atau non-administrator supaya bisa bekerja sesuai dengan apa yang sudah direncanakan.
  4. Mengantisipasi dan juga beradaptasi dari semua perubahan yang mungkin akan terjadi.
  5. Dilandasi partisipasi
  6. Rencana harus luwes atau fleksibel
  7. Berdasarkan pada alternatif
  8. Harus Realistis
  9. Perencanaan harus Ekonomis

Pada umumnya perencanaan ini dikelompokkan menjadi 3 macam yaitu sebagai berikut:

1. Perencanaan Berdasarkan Jangka Waktu

  • Perencanaan jangka panjang (short range planning), adalah suatu rencana yang dibuat dan juga berlaku jangka waktu selama kurang dari 1 tahun.
  • Perencanaan jangka menengah (medium range planning), adalah suatu rencana yang dibuat dan juga berlaku dalam jangka waktu selama 5-7 tahun.
  • Perencanaan jangka panjang (long range planning), adalah suatu rencana yang dibuat dan berlaku dalam jangka waktu selama 10-25 tahun.

2. Perencanaan Berdasarkan Ruang Lingkup

  • Perencanaan terintegrasi (integrated planning), adalah suatu rencana yang didalamnya menjelaskan secara menyeluruh, detail, dan sifatnya terpadu.
  • Perencanaan taktis (tactical planning), adalah suatu rencana yang didalamnya memuat uraian mengenai berbagai kebijakan jangka pendek, dan mudah disesuaikan kegiatannya selama tujuannya sama.
  • Perencanaan strategis (strategic planning), adalah suatu rencana yang di dalamnya memuat uraian tentang kebijakan jangka panjang dan waktu pelaksanaan yang panjang atau lama. Pada umumnya perencanaan jenis ini sangat sulit untuk diubah.

3. Perencanaan Berdasarkan Tingkatan

  • Perencanaan harian (day to day planning), adalah suatu rencana yang didalamnya berisikan berbagai kegiatan harian yang sifatnya rutin.
  • Perencanaan operasional (operational planning), adalah rencana yang hanya focus kepada pedoman atau petunjuk pelaksanaan berbagai macam program organisasi.
  • Perencanaan induk (master planning), adalah suatu rencana yang hanya focus kepada kebijakan organisasi yang didalamnya berisikan tujuan jangka panjang dan ruang lingkup nya luas.

Posting Komentar